Blog

Thursday, June 20, 2013

His First Kiss

I'll be his first kiss
...his first love
...his first friend

Because i am his momma


Tuesday, June 4, 2013

Muhammad Fatih Asysyarif - Nama Anakku

Menepati janji di posting sebelumnya, cerita tentang nama anak bayi. Muhammad Fatih Asysyarif. 
Jujur, selama hamil, saya dan suami tidak heboh mikirin nama anak selayaknya orang tua baru lain. Bahkan kami gak pernah menengok apalagi membeli buku-buku nama anak bayi. Kebetulan saya dan suami sudah punya nadzar jauh hari sebelum saya hamil. Kalau saya diberi kesempatan hamil maka akan kami namakan Muhammad atau Khodijah. 
Begitu juga, kami berdua tidak pernah bertanya kepada dsog tentang jenis kelamin anak kami. Dsog kami juga begitu "sopan" dengan tidak grusa-grusu ngasih tahu jenis kelaminnya. Seingat saya 2 kali saya ditunjukkin bagian alat kelaminnya dan selalu hanya diberi tahu kalau yang lagi tayang adalah alat kelaminnya. That's all. Cuman saja, si bapak udah yakin banget kalau si anak bayi ini laki-laki.

Jadi Ibu

Akhirnya bisa nulis judul ini. Yaaa "Jadi Ibu", mungkin jadi salah satu cita-cita saya yang cukup lama untuk bisa saya capai. Berharap jadi kado, tepat di usia 6 tahun pernikahan kami, sesuai dengan Hari Perkiraan Lahir-nya. Ternyata si anak bayi memilih hari lain untuk dirinya. 15 April 2013, akhirnya si anak bayi dikeluarkan. Iyaa...terpaksa dikeluarkan lewat sectio caesar. Kenapa...?? Ceritanya panjang dan insyaAllah akan ditulis di posting terpisah. Dengan berat badan 3000 gram dan panjang 52 cm, dia menjadi sumber kebahagiaan keluarga kami. 
Well.... kami, suami dan saya, memberikan hadiah nama untuknya "Muhammad Fatih Asysyarif". Artinya apa?? InsyaAllah juga ditulis di posting terpisah. :) Mohon doanya jadi anak sholeh yaa...



Sunday, April 7, 2013

Menua Bersama

Pillow Talk #1
Suamih (S) : "Lho disini udah ada kerutan lho...!" (sambil nunjuk bagian dekat pipi dan mata)
Istri (I) : "Iya...tambah tua yaaaww..."

Pillow Talk #2
I : "Eh...kamu juga dah punya kerutan lho...ini deket mata"
S : nyengir doang 

======
Perjalanan kita baru 6 tahun, kekasihku...dan kita akan beranjak menua bersama
Happy anniversary, my dear....



Friday, March 8, 2013

Berumroh Bersama Ibu

Syahdan ada seorang lelaki yang ingin sekali menunjukkan baktinya kepada sang ibu. Kebetulan ia memiliki ibu yang sudah renta. Maka lelaki itupun menggendong sang ibu dari tempat tinggalnya di Yaman menuju tanah suci untuk menjalankan haji. Sang ibu yang sudah renta itu sudah tak mampu untuk berjalan menjalankan kewajiban-kewajiban ibadahnya, maka dengan setia lelaki yang berbakti itu menggendong sang ibu termasuk untuk melakukan thawaf. Setelah selesai menjalankan thawaf, lelaki tersebut bertemu dengan Sahabat Ibn Umar dan ia menceritakan apa yang telah ia perbuat. Di akhir ceritanya Ia bertanya apakah perbuatannnya ini dapat membalas jasa ibunya. Maka Ibn Umar menjawab, apa yang telah lelaki itu lakukan belum bisa membalasnya, bahkan walau hanya 1 tarikan nafas ketika sang ibu melahirkannya. Subhanallah... 
----
Menulis cerita di atas karena teringat suamih yang pergi menemani sang ibu untuk berumroh. Saya bayangin romantis banget yaaa, ibu mertua dan suamih - berdua gandengan tangan thawaf bersama. Apalagi tiap nonton siaran live Baitullah, pas tayangan di sana lagi desak-desakan. Kok saya jadi punya mimpi, suatu hari nanti saya juga dikawal anak saya buat berumroh... (elus-elus anak bayi dalam perut ^^). Yang jelas, doa saya semoga niat ibadah suamih tetap terjaga, kalaupun tidak dapat membalas amalan ibunya namun tetap dicatat sebagai amal sholeh pada sang ibu. Umroh Maqbulah, yaa Zaujiy...

Thursday, March 7, 2013

Date with Dad

Beberapa malam yang lalu saya punya kesempatan untuk ngedate dengan seorang pria. FYI dia bukan suamih saya, tapi bapak saya. Ceritanya ini karena saya lagi dititipkan di rumah orang tua di jember sementara sang suamih sedang menjalankan safar kubronya. Singkat cerita, biasanya kalau ada hajat, saya keluar rumah bersama ibu, tapi malam ini saya ditemani bapak. Sebenarnya hajatnya cuman sepele kok, cuman nyetakin foto. Berhubung si mbak tukang cetak fotonya bilang kalo fotonya bakal jadi dalam waktu 1 jam, dan kita males bolak balik akhirnya kita berdua mutuskan nunggu aja daripada pulang ke rumah. 

Sunday, February 24, 2013

Hari Terakhir di Batu

Hari ini jadi hari terakhir kita di Batu. "Kita" disini means suamih, saya dan si kecil dalam perut. Belum siap semuanya sih. Apalagi barang-barang si ibu. Barang-barang suamih yang mo safar kubro insyaAllah sudah ready. Barang-barang si kecil yang kebanyakan warisan dari sepupunya juga sudah siap. Tinggal ngelipet stroller aja. Tinggal barang-barang saya sih. Btw emang mo kemana sih?? Mo mudik ke Jember. Tanah kelahiran saya yang insyaAllah bakal jadi tanah kelahiran si kecil.